Semarang (7/11). Dalam rangka memeriahkan acara Ulang Tahun Sobokartti yang ke 83, Oleh-Oleh Djoe mengisi salah satu rangkaian acara dengan mencicip oleh-oleh Semarangan Djoe bersama kerabat media dan komunitas-komunitas yang ada di Semarang. Jajanan yang dinikmati antara lain kueh moaci, wingko babat, dan yang paling ditunggu yaitu Loenpia Semarang.
Peserta yang datang cukup antusias mengenal lebih jauh tentang oleh-oleh khas apa saja yang ada di Semarang. Pak Hindarto Susanto selaku owner bahkan menceritakan tentang permasalahan parkir di jalan Pandanaran yang kini dilarang oleh Pemkot. Ternyata peraturan tersebut menuai keluhan dari para pengusaha oleh-oleh di Semarang yang sudah puluhan tahun memajukan ikon oleh-oleh Semarang di Jalan Pandanaran.
Acara dilanjutkan sharing session dengan para peserta, salah satunya Yogie Fajrie dari komunitas Lopen Semarang menuturkan testimoninya saat berkunjung di Pusat Oleh-Oleh Djoe. Acara diselingi juga dengan iringan music dari komunitas Jazz Ngisoringin.
Dan tibalah pada puncak acara, yaitu mencicip oleh-oleh Semarangan dari Pusat Oleh-Oleh Djoe. Para eserta yang hadir dipersilakan mencicip loenpia, wingko babat, dan koeh moaci sekaligus bersilaturahmi satu sama lainnya. Acara kembali ditutup dengan lagu “Happy” yang dimainkan oleh komunitas Jazz Ngisoringin.
