Peraturan pelarangan parkir di sepanjang Jalan Pandanaran memang menuai pro dan kontra. Satu sisi, jalan Pandanaran terlihat lebih bersih, namun wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh jadi lebih susah untuk berkunjung ke Pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran. Shuttle bus yang disediakan pemkot pun tampak kurang sosialisasi.
Padahal, Pusat Oleh-Oleh Semarang di Jalan Pandanaran sudah menjadi ikon kota sebagai tempat tujuan untuk berbelanja buah tangan khas Semarang. Sudah seharusnya Pemkot Semarang mengajak para pengusaha di Pandanaran untuk duduk bersama, rembug bareng menemukan solusi terbaik.
Bagi pengunjung Pusat Oleh-Oleh Djoe tidak perlu khawatir, kamu tetap bisa parkir langsung karena Pusat Oleh-Oleh Djoe menyediakan lahan parkir yang mudah akses dan cukup luas di halaman belakang. Rencananya pun tahun depan Pusat Oleh-Oleh DJoe juga akan menambah lahan parkirnya agar pelanggan menjadi lebih nyaman untuk berbelanja.
Di halaman depan tersedia lahan parkir untuk 1 mobil dan beberapa motor. Sedangkan jika penuh, kamu bisa masuk melalui samping bangunan Pusat Oleh-Oleh Djoe, di sana ada space parkir yang cukup luas dan bisa menampung hingga 5 mobil dan belasan motor.
