You are here

17 December, 2014 - 12:31

Daerah Pecinan Semarang merupakan pusat dari jajanan atau makanan khas masyarakat Tionghoa yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Semarang. Namun Wedang yang satu ini menyajikan menu makanan yang berbeda dari para penjual makanan lainnya. Ya, namanya Wedang Cap Kaw King. Cap Kaw King adalah nama awal dari jalan Wot Gandhul Pasar Gang Baru yang memiliki arti hanya memiliki 19 bangunan pada awalnya jalan tersebut dibangun. Meskipun namanya sangat oriental, namun menu yang dihidangkan adalah minuman khas dari Indonesia. Wedang ronde merupakan menu andalan yang ada di di tempat yang didirikan oleh Pak Mardi sejak 2001 ini.

Ada yang unik di dalam wedang ronde Cap Kaw King ini sehingga terasa berbeda dengan wedang ronde lainnya. Dalam komposisi wedang ronde Cap Kaw King ditambahkan manisan dari buah cermai ke dalamnya. Rasa asam manis yang terdapat pada manisan buah cermai yang dipadukan dengan agar-agar, kacang tanah, dan ronde yang berisi tumbukan kacang semakin menambah nikmatnya wedang ronde Cap Kaw King yang berkuah panas. Menu lain yang bisa kita coba disini adalah wedang kacang tanah.

Kacang tanah yang direbus sampai lunak dan disantap dengan kuah santan hangat sangat cocok dinikmati saat sore atau malam hari tiba. Ada juga wedang roti, wedang jahe, wedang sekoteng dan camilan khas Semarang, lunpia, yang bisa anda nikmati di Wedang Cap Kaw King yang buka setiap hari pukul 17.00 sampai 23.00. Wedang Cap Kaw King ini berada di tepat sebelum masuk Pasar Gang Baru Semarang. Dengan kisaran harga sekitar Rp.6000,00 sampai Rp.10.000,00 anda bisa menikmati hangatnya berbagai jenis wedang yang disajikan.