Bagi pecinta wisata alam, jangan lewatkan untuk menemui kera-kera jinak yang super lucu di Goa Kreo. Sejatinya Goa Kreo merupakan salah satu wisata alam yang ditawarkan Kota Semarang. Kawasan Wisata Goa Kreo merupakan area wisata alam seluas sekitar 5 hektar yang berawa di kawasan perbukitan Gunung Krincing dan lembah Sungai Kreo. Kawasan ini terletak tidak jauh dari Tugu Muda Semarang lho, hanya sekitar 8 km saja! Jadi kalau sudah nyampe ke Semarang dan melewatkan kera-kera lucu di Goa Kreo, sayang sekali bukan?
Ada cerita unik dibalik salah satu wisata alam khas kota Semarang ini. Goa Kreo diyakini penduduk sebagai tempat yang pernah disinggahi Sunan Kalijaga saat mencari kayu guna membangun Masjid Agung Demak. Kala Sunan Kalijaga melihat segerombolan kera, ia menyuruh kera-kera tersebut untuk menjaga kayu. Kreo sendiri memiliki arti perliharalah atau jagalah. Kera-kera jinak yang berada di Goa Kreo merupakan kera ekor panjang yang masuk dalam jenis Macaca Fascularis.
Untuk menikmati mulut goa unik di Semarang ini, wisatawan wajib melewati puluhan anak tangga. Jadi sambil menyelam minum air, wisata alam sekaligus berolahraga. Tak hanya itu, di sisi utara Goa Kreo terdapat air terjun yang bersumber dari beberapa sumber mata air. Tak heran meski musim kemarau tiba, air di sini tak pernah habis. Tak hanya itu saja, di sini Anda juga dapat menikmati indahnya Waduk Jatibarang. Istilah kerennya three in one, sekali masuk Goa Kreo dapat bercanda dengan kera-kera yang lucu sekaligus menikmati semilir anginnya sekitar air terjun dan indahnya pemandangan alam di sekitar Waduk Jatibarang. Menarik untuk segera diulik bukan?
Objek wisata Goa Kreo juga dilengkapi dengan beragam sarana permainan anak lho, seperti ayunan dan papanluncur. Goa ini terletak di Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang Kota. Menariknya kawasan wisata Goa Kreo hanya membutuhkan waktu tempuh 20 hingga 30 menit dari pusat kota Semarang. Tempat wisata andalan ibu kota propinsi Jawa Tengah ini dibuka mulai pukul 08.00 pagi dan ditutup pada pukul 18.00 sore dengan tiket masuk sebesar Rp 4.000 saja setiap orangnya. Sangat murah untuk ukuran wisata alam. Satu yang pertu diingat dimanapun kita berpetualang, jangan buang sampah sembarangan ya! Happy travelling!
Source: yogyakarta.panduanwisata.id
